Senin, 23 Mei 2011

Lalu Lintas : Melanggar = Sanksi !!!

Kapok...kena tilang
Per 1 April 2010 pemerintah telah memberlakukan UU baru bagi seluruh pengendara kendaraan bermotor beroda dua. Pengendara beroda dua wajib menggunakan Helm ber-SNI. Hingga para pedagang pun tidak diperkenankan menjual Helm tanpa logo SNI. Bila tidak ? Hmmm saksi yang begitu berat .
Maksud dan tujuan saksi yang berat adalah agar pengendardan pengguna jalan disiplin berlalu lintas. Tapi tidak menutup kemungkinan peluang untuk munculnya Markus Markus baru di jalanan   Suap menyuap He he
Yuk kita tengok peraturan baru apa aja yang  diberlakukan dan saksi apa saja buat yang melanggar.
  • Helm Standar Nasional (SNI) : Wajib tuh buat pengendara dan yang dibonceng menggunakaan ato pake helm yang berlogo SNI, kalo melanggar  kena denda Rp 250.000
  • Berkendara tanpa SIM :Kontan kena denda Rp 1.000.000 ato kerangkeng selama 4 bulan bersama Bang Napi 
  • Pengendara ugal ugalan : Pengendara ato pengguna jalan yang bisa membahayakan orang ato pengendara lainnya. Kena denda Rp 750.000 atau nginep di Polsek selama 3 bulan.
  • Perhatikan pejalan kaki dan pesepeda : Wah ini kabar baik buat pengguna sepeda. Jika pengendara yang tidak memperhatikan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda akan di kenakan denda Rp 500.000 ato kurungan selama 2 bulan. 
  • Perlengkapan kendaraan : Baik motor ataupun mobil musti memenuhi syarat teknis seperti spion, klakson dan lainnya. kalo melanggar akan kena denda Rp 250.000 ato kurungan selama 1 bulan. 
  • Berkendara tanpa STNK : Pengendara yang tidak membawa STNK akan di kenakan denda Rp 500.000 ato kurungan selama 2 bulan. 
  • Nyalakan lampu pada siang hari :Kena denda Rp 100.000 ato kurungan selama 15 hari untuk pengendara motor yang tidak menyalakan lampu waktu siang hari. Makanya kalo lampu motor mati pake lilin aja.  
  • Gunakan Lampu isyarat : Pengendara jika mau belok ato balik arah tanpa isyarat lampu akan  kena denda Rp 250.000 ato kurungan selama 1 bulan. 
  • Belok kiri tidak boleh langsung :Sekarang setiap di persimpangan di larang belok kiri secara langsung, kecuali di tentukan oleh rambu lalu lintas atau pemberi isyarat lalu lintas.
Superhero aja di tilang
Tetapi perlu ditegaskan juga setiap bentuk penindakan atas pelanggaran lalu lintas yang diberikan oleh petugas yang berwajib. Sehingga efek jera akan dirasakan oleh orang yang melanggar. Dengan demikian, undang-undang lalu lintas ini tidak menjadi setumpuk berkas yang menuhin lemari arsip saja.

Briptu Eka Frestya
Tapi ngemeng-ngemeng, mau ga ya klo ditilang sama polisi ini ??
Hehhh...jawab sendiri deh...

Semoga bermanfaat...
MiRC- Ride For Humanity

Tidak ada komentar:

Posting Komentar